Posted by: andalusiamr | October 20, 2007

Visi Misi Kami

MIMPI BESAR KAMI

 

Andalusia…..

Ketika kami membaca sejarahmu, terbesit suara hati kerinduan di qolbu kami untuk melihat kembali sistem syariah Tuhanmu dijalankan dinegerimu, mendengar kembali suara gemuruh asma tuhanmu menggema disegala penjuru persadamu…

Andalusia…..

Kami merindukan generasi Thariq Bin Ziad yang telah mengukir sebuah sejarah peradaban islam di bumimu. Di hati kami masih teringat tentang ghirah dan hamasah yang tercermin dari suara hati Thariq Bin Ziad, yaitu pada saat pasukan muslimin diberikan ujian ketika ingin menegakkan kalimatullah di bumimu Andalusia….

Andalusia…

Tahukah engkau apa yang terjadi waktu itu? Pada Bulan Ramadhan 92 Hijriah atau tepatnya tanggal 27 April 711 M, kala itu pasukan muslimin yang dipimpin oleh Thariq Bin Ziad berangkat mengarungi samudera dan menyeberangi selat Gibraltar, ketika sampai dibibir pantaimu pasukan muslimin di uji hamasah dan sajaah nya, waktu itu mereka diuji dengan ketakutan dan kecemasan karena kaum musyrikin dibawah pimpinan Raja Frederick yang akan menghadapi mereka melebihi jumlah mereka beberapa kali lipat. Sebagian besar dari pasukan muslimin ketakutan dan berniat untuk mundur. Pada detik-detik itulah penentuan sejarah diukir dengan kepiawaian dan keberanian seorang Thariq berjuang di jalan Allah. Pada waktu itu Thariq bin Ziad membakar seluruh perahu dan kapal kaum muslimin, seraya keluar ungkapan fundamental yang dahsyat dari mulutnya yang telah mengubah wajahmu waktu itu Andalusia…Thariq Binziad membakar ghirah dan hamasah kaum pasukan muslimin dengan beberapa kalimat yaitu “ Saudaraku sekalian…Perahu kalian telah kubakar, dibelakang kalian ada selat Gibraltar lautan yang luas, Jika kalian mau lari dari jalan Allah, silakan sebrangi lautan ini dan yakinlah kalian akan mati, dan mati kalian terhina di mata Allah dan para Malaikatnya, dan api neraka siap-siap menunggu kalian..Kemudian di depan kalian ada musuh Allah dan rasulnya jika kalian mati karenanya maka syurga Allah dan bidadari menantimu..Silahkan pilih mana jalan yang akan kalian tempuh diantara keduanya”…

Andalusia….

Ungkapan thariq ini membakar semangat kaum muslimin, dan mereka melangkah dengan basmalah bersama malaikat Allah. Kala itu, Raja Federick dan pasukannya bertekuk lutut dan Pulau Rhodes yang ada dibumimu tunduk di bawah pimpinan Islam.Andalusia.. sejak itu asma Allah bergema diseluruh belahan bumimu, Syariat islam menjadi aturan dibumimu. Dan yang paling bersejarah lagi ketika engkau melahirkan tokoh-tokoh intelektual yang merubah wajah dunia. Di bumimu telah lahir, tumbuh dan besar tokoh seperti Ibnu Thufail, Ibnu Rusyd, Al Idrisi yang telah menemukan teori-teori dasar iptek yang berkembang sekarang ini. Andalusia…….Tapi kini kondisimu berbeda, kejayaan islam dibumimu hanya tinggal kenangan. Asma tuhanmu yang dulu menjadi sanjungan sekarang nyaris tak terdengar, syariat tuhanmu yang dulu menjadi acuan sekarang tidak lagi dihiraukan bahkan menjadi barang ejekan. Yang tertinggal hanya istana Alhambra yang menjadi saksi bisu bahwa kejayaan islam pernah bersemai, tumbuh dan mekar dibumimu. Andalusia…..La Tahzan, Karena ternyata ada dua insan yang mempunyai suara hati yang sama. Agar engkau tahu, dalam hati kami tersimpan suara kerinduan dan terhujam sebuah optimisme bahwa engkau akan bangkit Andalusia… Tapi engkau jangan heran, kalau dalam mimpi besar kami kebangkitan islam itu bermula dari Andalusia yang berada dibelahan bumi bagian timur….Ya…bagian timur, yaitu indonesia. Andalusia yang kami maksud tidaklah sebesar dirimu, dia hanyalah istilah, yang mungkin hanya kamilah yang tahu. Andalusia yang kami maksud adalah perpaduan dua ladang jihad yaitu Andalas dan Universitas Indonesia ( Andalusia ). Dari kedua institusi ini ada dua insan sebagai buah dari tarbiyah yang telah berazam menyatukan jasad dan ruh mereka untuk membentuk sebuah miniatur peradaban yang bernama keluarga. Kami telah berazam dan beriltzam untuk mewujudkan visi misi besar kami melalui keluarga yang kami bentuk.

Andalusia…..Kami mempunyai visi : Dengan penyatuan jazad dan ruh kami akan mewujudkan keluarga SMART ( Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah wa Tarbiyah ) tuk meraih syurga dunia wal akhirat. Untuk mewujudkan mimpi besar ini maka kami mempunyai misi-misi yang menjadi target yang harus kami capai setelah dua ruh kami padukan dan dua jasad kami satukan. Andalusia…..Kami berharap engkau menjadi saksi bersama siapa saja yang membaca tulisan ini bahwa kami bertekad untuk mencapai Misi yang menjadi target kami, yaitu :

  1. Kami bertekad untuk menyatukan ruh dan jasad kami untuk melahirkan, memelihara dan membesarkan generasi qurani, dengan spritual yang mantap dan hanya berjual beli kepada Allah seperti Thariq bin Ziad yang telah mengukir sejarah dibumimu Andalusia…
  2. Kami bertekad untuk menyatukan ruh dan jasad kami untuk melahirkan generasi cerdas secara intelektual yang menyumbangkan ilmunya kepada Allah laksana Ibnu Thufail, Ibnu Rusyd, Al Idrisi dan tokoh intelektual lain yang lahir dibumi mu Andalusia….
  3. Kami bertekad untuk menyatukan ruh dan jasad kami untuk membentuk sebuah kekuatan baru, termasuk kekuatan harta sehingga kami bisa menjadi donatur perang di jalan Tuhanmu, layaknya Thariq bin Ziad yang menyumbangkan kapal-kapalnya untuk berjuang membebaskanmu dari kekuasaan Thagut, Andalusia…..
  4. Andalusia…kami sadar bahwa kami sekiranya tak mampu meraih kembali kejayaan islam dibumimu, maka kami bertekad untuk menyatukan ruh dan jasad kami untuk senantiasa menjadi insan yang siap menjadi peluru dakwah yang siap ditembakkan kapan, dimana dan kemana pun ditembakkan oleh qiyadah jamaah yang telah membesarkan dan mempertemukan kami, dan kami telah bersumpah kepada Rabbmu bahwa akan bersama-sama dengannya mengusung kembali panji-panji islam dibumi Allah termasuk dibumimu Andalausia….
  5. Andalusia, kami betekad untuk menyatukan ruh dan jasad kami, untuk menghimpun kekuatan sehingga terbentuk kekuatan baru yang merupakan miniatur peradaban baru, dengan azam kami berdua akan menjadikan miniatur peradaban yang kami bentuk menjadi bagian dari solusi permasalahan umat islam secara global ( palestina, iraq dan saudara kita yang lain Andalusia… )

Andalusia, terakhir….kami memohon kepada Rabmu dan Rab sekalian alam. Mudah-mudahan visi, misi dan mimpi besar kami ini bisa terwujud. Kami memohon kepada Rabbmu dan Rabb Sekalian alam, mudah-mudahan kami diberikan jiwa optimisme, semangat, tekad, kesabaran dan kegigihan untuk mengarungi bahtera yang kami bentuk ini. Kami memohon agar mitsaqon gholizo yang kami zaharkan dari hati kami menjadi pengikat ruh dan jazad kami untuk senantiasa seiya sekata menuju jalan Rabbmu. Kami juga memohon semoga hari-hari kami selalu dihiasi suara kelembutan dan kemesraan sehingga baiti jannati yang kami impikan selalu kami rasakan dalam keseharian kami. Maka dengan mengucapkan basmallah kami melangkah. Berhitung!! Mulai…….Petualangan menuju mardhotillah, kami mulai…..

 


Leave a response

Your response:

Categories